Minggu, 10 April 2011

Setelah Libya , Target AS Selanjutnya Adalah Papua


Berita heboh terkini. Kasus di Libya hampir sama dengan kasus Timor Timur, dengan alasan HAM, Demokrasi dan PBB akhirnya Timor Timur Lepas dari Indonesia. Dibawah tekanan Australia, Amerika dan PBB atas nama HAM dan Demokrasi, akhirnya pemerintah BJ Habibie saat itu tidak sanggup lagi menghadapi tekanan politik yang bertubi-tubi dari para penjajah Kapitalis yang mengincar Minyak di celah Timor.
begitu juga dengan libya, dengan alasan HAM AS dan sekutunya menyerang pemerintahan Khadafi padahal ujung2nya ingin menguasai minyak di libya.

Menurut pengamat militer ibu Connie Rahakundini Bakrie skenario AS menyerang libya dan timur tengah sudah di rancang dari awal. karena semua negara tersebut terdapat sumber minyak bumi yang besar. Bahkan Ibu connie menambahi kalau sasaran AS selanjutnya adalah papua. 

wow..benar-benar mengagetkan..!!!!


Pernyataan ibu connie pada siaran tv one sabtu 26/3 2011 bukannya tanpa dasar. Kabar Papua menjadi target AS berikutnya sudah beredar di kalangan intelejen.

Sebuah sumber di lingkungan Departemen Luar Negeri mengungkap adanya usaha intensif dari beberapa anggota kongres dari Partai Demokrat Amerika kepada Organisasi Papua Merdeka (OPM) untuk membantu proses ke arah kemerdekaan Papua secara bertahap. 

Karena dengan tampilnya Presiden Barrack Obama di tahta kepresidenan Gedung Putih, praktis politik luar negeri Amerika amat diwarnai oleh haluan Partai Demokrat yang memang sangat mengedepankan soal hak-hak asasi manusia. Karena itu tidak heran jika Obama dan beberapa politisi Demokrat yang punya agenda memerdekakan Papua lepas dari Indonesia, sepertinya memang akan diberi angin.

Beberapa fakta lapangan mendukung informasi sumber kami di Departemen Luar Negeri tersebut. Betapa tidak. Dalam dua bulan terakhir ini, US House of Representatives, telah mengagendakan agar DPR Amerika tersebut mengeluarkan rancangan FOREIGN RELATION AUTHORIZATION ACT (FRAA) yang secara spesifik memuat referensi khusus mengenai Papua.



Kalau RUU ini lolos, berarti ada beberapa elemen strategis di Washington yang memang berencana mendukung sebuah opsi untuk memerdekakan Papua secara bertahap. Dan ini berarti, sarana dan perangkat yang akan dimainkan Amerika dalam menggolkan opsi ini adalah, melalui operasi intelijen yang bersifat tertutup dan memanfaatkan jaringan bawah tanah yang sudah dibina CIA maupun intelijen Departemen Luar Negeri Amerika.

Karena itu, Departemen Luar Negeri RI haruslah siap dari sekarang untuk mengantisipasi skenario baru Amerika dalam menciptakan aksi destabilisasi di Papua. Berarti, Departemen Luar Negeri harus mulai menyadari bahwa Amerika tidak akan lagi sekadar menyerukan berbagai elemen di TNI maupun kepolisian untuk menghentikan adanya pelanggaran-pelanggaran HAM oleh aparat keamanan.

campur tangan Amerika dengan skenarionya berusaha agar Papua lepas dari NKRI. Amerika tentu punya alasan agar Papua lepas dari Indonesia, Papua adalah mutiara hitam dari timur, sebuah tanah yang kaya raya, dengan kekayaan alam yang luar biasa banyaknya serta kandungan emas di bukit Freeport yang melimpah membuat para Kapitalis penajajah serakah ngiler dibuatnya.

Padahal kalau kita tahu pembagian royalty freeport indonesia hanya mendapat 1 %, sedangkan asing mendapat 99%.

sungguh lucu yah..
masa tukang cangkul hasilnya jauh lebih banyak dari yang punya tanah.

Alasan utama yang menjadi isu pemisahan Papua dari NKRI adalah Kemiskinan, pemerintah Indonesia yang tidak mampu mengentaskan kemiskinan di Papua menyebabkan isu-isu sparatis berkembang.

Kemiskinan Papua adalah salah satu akibat dari sistem Kapitalisme yang diterpakan di Indonesia, emas Papua yang seharusnya mampu memakmurkan rakyat Papua justru dirampok oleh Freeport dan perusahaan asing milik Kapitalis Penjajah.
Isu-isu HAM dan Demokrasilah yang sedang dikembangkan oleh Amerika Serikat agar Papua bisa lepas dari NKRI, dengan isu ini diharpakan akan terjadi referendum bagi tanah Papua. Yang selanjutnya mengantarkan Papua ke arah pemisahan diri dari NKRI.


Karena itu Saya himbau kepada warga indonesia
lupakanlah masalah perbedaan suku, agama, ras..
mari kita bersatu. waspadai bersama gerakan ormas yang menjurus pada anarkis. waspadai ormas yang berdalih ingin memperjuangkan papua.
Berhati-hatilah karena intelejen asing sudah ada di sekitar kita.
Mari kita sama - sama jaga kedaulatan RI supaya tidak sampai terpecah belah.

Berita ini bukan sekedar omong kosong. Anda bisa bookmark postingan ini kemudian tunggu beberapa waktu nanti. jika pemerintah kita lemah, maka papua akan memisahkan diri dari kedaulatan RI. 

Jumat, 08 April 2011

FOTO KISAH BURUNG YANG MENGHARUKAN

Selasa, 01 Maret 2011
Seekor burung betina terkapar di pelataran dengan kondisi tubuh yang parah.
Pasangan jantannya membawakan makanan kepada sang betina dengan kasih sayang dan haru.
Ketika sang jantan sedang memberi makan kepadanya, tak lama kemudian sang betina mati terkulai. Sang jantan sangat terpukul dan berusaha mengangkatnya.
Sang burung jantan akhirnya menyadari bahwa pasangan yang dicintainya telah mati. Ia kemudian “menangis” di hadapan pujaannya yang telah mati
Sambil berdiri di samping tubuh sang burung betina, sang jantan kemudian “berteriak” dengan suara yang sangat menyedihkan.
Akhirnya sang burung jantan menyadari bahwa pasangan yang dicintainya telah meninggalkannya dan tak akan bisa hidup kembali bersamanya. Ia berdiri disamping tubuh sang betina dengan sedih dan duka yang mendalam.

Pasangan burung ini dikabarkan diambil fotonya di suatu wilayah di negara Republik Ukraina, saat burung jantan tersebut sedang berusaha menyelamatkan pasangan betinanya. Jutaan orang di Amerika dan Eropa meneteskan air matanya setelah menyaksikan foto-foto ini

Sumpah saya juga ikut menagis saat melihat adegan ini

Kamis, 07 April 2011

Misteri Keluarga Berjalan Merangkak

Mereka berjalan dengan dua telapak tangan dan telapak kaki bak manusia purba.
Selasa, 5 April 2011, 06:17 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Febry Abbdinnah
Lima bersaudara berjalan merangkak (daily mail)
B
VIVAnews - Begitu mudah mengenali lima bersaudara asal Turki ini. Mereka selalu berjalan merangkak. Tidak dengan lutut, melainkan dua telapak kaki dan dua telapak tangan. Layaknya manusia purba.

Mereka menjadi perhatian dunia setelah jaringan televisi BBC menayangkan film dokumenter bertajuk 'The Family That Walks On All Fours' lima tahun silam. Film ini juga memperlihatkan cara mereka bertahan di dalam kelompok masyarakat modern.

Mereka menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan duduk di lantai luar rumah mereka, yang terletak di sebuah desa terpencil. Namun, satu saudara mereka telah melakukan perjalanan keluar desa dan terlibat
interaksi dengan orang modern.

Saat film dokumenter itu tayang, lima saudara kandung itu berusia 18 sampai 34 tahun. Mereka yang merupakan keturunan Kurdi, suku pedalaman di Turki, terlihat begitu leluasa bergerak dengan dua telapak tangan dan telapak kakinya. Sementara wajahnya mendongak menghadap ke depan.

Mereka tak dapat berdiri tegak dengan dua kaki. Saat dipaksa, mereka akan berdiri dengan posisi lutut menekuk dan kepala mendongak. Dua wanita dan satu laki-laki dari lima bersaudara itu sama sekali tak bisa berjalan dengan dua kaki. Sementara dua lainnya masih bisa berjalan dengan dua kaki meski terhuyung.

Meski terlihat aneh, keberadaan keluarga ini memberi kontribusi terhadap penelitian mengenai evolusi manusia dari berjalan merangkak hingga berjalan dengan tegak. Para ilmuan percaya bahwa kondisi mereka dapat memberikan penjelasan berbeda dan lebih detail dari teori-teori sebelumnya, terkait evolusi manuisia.

Hasil penelitian menunjukkan, adanya kelainan genetik yang membuat mereka berjalan merangkak. Hal ini dapat memberikan informasi berharga mengenai bagaimana manusia berevolusi dan manusia purba dengan empat kaki berkembang menjadi manusia dengan dua kaki.

"Hal ini sungguh menakjubkan sebagai contoh kelainan yang menunjukkan perkembangan manusia. Tapi, tujuan mereka hidup adalah bagaimana dapat bertahan hidup di dunia modern," ujar Profesor Nicholas Humphrey, psikolog evolusi di London School of Economics, seperti dikutip dari Daily Mail.

Profesor yang telah mengunjungi keluarga ini dua kali mengatakan bahwa lima bersaudara itu memiliki keterbelakangan mental. Orangtua mereka diyakini memberikan kombinasi gen unik yang mengakibatkan keterbatasan itu.

Beberapa peneliti berpendapat, kesalahan genetik telah memicu perkembangan mereka bak manusia purba atau 'keterbelakangan evolusi'. Sedangkan peneliti lainnya percaya hal tersebut akibat kerusakan
otak yang memungkinkan proses berjalan tidak bekerja.

Mereka lebih memilih berjalan dengan telapak tangan mereka dibandingkan berjalan dengan menggunakan ruas-ruas tubuh mereka seperti gorila atau simpanse. Para peneliti percaya, ini mungkin cara manusia purba berjalan melindungi jari-jari mereka dengan gerakan yang lebih halus.

Profesor Nicholas Humphrey mengatakan bahwa yang dilakukan keluarga ini adalah kembali ke perilaku naluriah yang dikodekan jauh di dalam otak, dan tidak dihiraukan selama evolusi. "Saya tidak berpikir mereka ditakdirkan untuk menjadi hewan berkaki empat, tetapi mereka memiliki gen yang unik yang menjadikan mereka seperti ini," ujarnya.

Kelima sodara ini menciptakan sebuah jendela masa lalu kita yangtidak mungkin diberikan oleh kerangka tubuh manusia modern. Penelitian terkait bentuk tangan mereka menunjukkan tangan yang penuh dengan
kapalan karena telah berjalan merangkak bertahun-tahun. "Kita memiliki manusia dewasa yang berjalan seperti nenek moyang kita berjuta tahun yang lalu," ujarnya.

Rabu, 06 April 2011

Balita Doyan Makan Sarung, Batu dan Tanah

Rabu, 06 April 2011 - 19:28:34 WIB
Aneh, di Majene Dua Balita Doyan Makan sarung, Batu dan Tanah
Diposting oleh : Administrator

DUSUN Malatewa. Demikian nama dusun yang tertulis di atas sebuah tugu disisi sebelah kiri jalan saat menyusuri sebuah jalan sempit berkelok di kaki bukit. Memasuki dusun ini, di antara sela-sela pohon kelapa yang terlihat adalah rumah-rumah panggung ukuran kecil milik penduduk yang kebanyakan dibangun dari tiang yang di pancangkan ketanah. Atap rumah dibuat dari  daun rumbia yang juga di jumpai banyak tumbuh di atas rawa-rawa tak jauh dari rumah-rumah penduduk. Sementara dinding rumah terbuat dari pelepah daun rumbia dengan bilah-bilahan bambu sebagai lantainya.

Di Dusun ini terdapat sediktnya 27 kepala keluarga yang rata-rata bermata pencaharian sebagai petani degan hasil utama kopra dan kakao.

Sabtu siang (2/4) saat saya memasuki perkampungan kecil yang masuk dalam wilayah Desa Mekatta Kecamatan Malunda kabupaten Majene ini, di depan rumah-rumah yang terlihat berpencar di sepanjang sisi jalan, tampak beberapa orang anak sedang asyik bercengkrama. Dari kejauhan, terdengar senda gurau dan derai tawa mereka memecah kesunyian. Sementara nun di sebelah barat yang berjarak sekitar 2 Km, sayup-sayup terdengar suara kendaraan menbelah jalan poros Majene Mamuju. Dari semak-semak dan rawa-rawa di sepanjang jalan dusun terdengar suara burung-burung yang seakan mencoba menghibur warga di tengah kesunyian.

Tidak ada suara lain. Sore hingga gelap menyelimuti malam, yang terdengar adalah suara angin membelai ranting dan dedaunan di tingkahi suara serangga malam. Meski dari jarak yang tidak terlalu jauh terlihat rumah-rumah penduduk di sepanjang jalan poros dengan lampu listrik dari PLN. Namun di dusun ini tidak ada penerangan selain cahaya lampu pelita yang malam itu bergoyang dipermainkan angin.

Ditengah kesunyian itu, semua cerita tentang mereka seakan terpendam dalam diam. Namun siapa sangka, di dusun inilah cerita tentang dua orang anak yang memiliki kebiasaan aneh dalam pola makan, terpendam sekian waktu tanpa terdengar ketelinga petugas kesehatan yang seharusnya mengetahui pola hidup masyarakatnya. Kedua anak yang masih bersepupu ini tinggal dalam satu rumah dengan kedua orang tua mereka masing-masing yang masih merupakan saudara kandung.

Jamidin, ayah M. Risal, anak yang doyan makan kain sarung kumal ini adalah sudara kandung dari Nurlia, ibu Jasrul. Jasrul sendiri adalah anak usia tiga tahun lima bulan yang kerap membuat para tetanggany bergidik karena hampir setiap turun ketanah untuk bermain pasti kedapatan mulutnya penuh dengan tanah dan batu-batu kecil seukuran kelereng.

Informasi keberadaan dua anak yang memiliki kebiasaan aneh ini saya peroleh dari seorang teman yang bertetangga rumah dengan tempat tinggal kedua anak itu selama ini. Karena merasa kebiasaan kedua anak itu bukan hal yang biasa dan terdorong melihat dari dekat seperti apa saat sedang melakukan kebiasaan aneh itu, sore Ahad (3/4) saya bertandang kerumah kecil yang saat ini ditinggali lebih dari satu kepala keluarga tersebut. Diatas rumah itu tampak sekali tergambar kondisi kehidupan mereka.

Jamidin (30) sebelumnya tinggal di Kabupaten Pasir Kalimantan Timur. Lelaki yang telah dua kali menikah ini memiliki empat orang anak. Muh. Risal adalah anak pertama dari istrinya yang kedua. Sementara tiga anaknya yang lain tinggal dengan mantan istri pertamanya sejak keduanya bercerai beberapa tahun lalu. Di Kaltim, Jamidin bekerja sebagai penebang kayu di hutan untuk perusahaan perkebunan. Di tempatnya bekerja inilah ia bertemu dengan wanita yang kini menjadi istri keduanya. Dari pernikahannya dengan perempuan asli kalimantan ini lahirlah Muh.Risal, anak yang mempunyai kebiasaan suka makan kain sarung yang sudah agak kumal.

" Dia tidak suka kalau kain sarungnya baru." Ujar Jalmia (22) Ibu Muh.Risal, sambil memperlihatkan sebuah kain sarung batik yang terlihat sobek di beberapa bagian pinggirnya. Menurut Jamidin, sarung yang selalu di bawa-bawa anaknya itu, sudah merupakan sarung yang kedelapan. Kata Jamidin, biasanya anaknya tidak akan mau melepas sarung kesukaannya sebelum benar-benar habis. " Kecuali kalau di buang. Tapi setelah itu pasti dia akan cari sarung yang lain. Begitu seterusnya. dan dia akan mengamuk kalau kain itu dipisahkan darinya." Tutur jamidin.

Kebiasaan Jasrul lain lagi,anak usia tiga tahun lebih tersebut menpunyai kebiasaan suka makan tanah dan batu-batu kecil.
" Awalnya kami tidak tahu kapan kebiasaan itu bermula. Tapi sebelum ia bisa bermain di tanah dan kedapatan sering makan batu dan tanah, sebelumnya ia suka makan arang dan abu dapur."Kata Nurlia ibu Jasrul. " Saya baru kaget setelah melihat kotorannya yang berubah warnah separti lumpur," Lanjut Nurlia. Kata NUrlia, meski ia sudah berusaha melarang, bahkan sering di pukul agar menghentikan kebiasaanya tersebut, namun Jasrul seakan tidak peduli dan seperti sudah ketagiahan dan terlihat loyo kalau dalam sehari tidak makan tanah dan batu-batu kecil. Anehnya kata Nurlia, sebelum anaknya diketahui mempunyai kebiasaan itu, Jasrul malah sering sakit-sakitan dan kurang bergairah. Namun sejak biasa bermain di tanah dia tidak ubahnya denagn anak-anak sebayanya yang lain. Hanya saja kebiasaan itu, lanjut Nurlia, yang membuatnya selalu kahawatir akan berpengaruh pada kondisi kesehatan percernaan anaknya. Namun, di akui Nurlia, meski bkan berarti tidak pernah sakit namun, Jasrul anaknya selama ini tidak pernah mengalami kelainan kesehatan yang menonjol yang mungkin disebabkan kebiasaannya itu. Sebab itu pula, sehingga Nurlia mengaku tidak pernah menyampaikan kelainan anaknya tersebut kepada petugas kesehatan meski ia juga kerap membawa anaknya berobat ke pustu terdekat.

Tidak Mengalami Ganguan Penyakit

Pelaksana tugas kepala puskesmas Malunda, Salahuddin, saat di hubungi di puskesmas Malunda selasa (5/4) Mengaku kaget dengan adanya informasi tersebut terjadi di wilayahnya, apa lagi selama ini pihaknya tidak pernah mendapat laporan dari petugas kesehatan yang bertugas di wilayah desa Mekatta. Namun dengan adanya informasi tersebut ia berjanji hari itu juga akan turun bersama jajarannya untuk melihat langsung kondisi kesehatan anak tersebut. Selasa di hari yang sama, Salahiddin bersama rombongan tiba di Dusun Malatewa skitar pukul sebelas siang dan langsung melakukan pemerikasaan kesehatan kepada kedua anak tersebut. Dari hasil pemeriksaan kesehatan yang di lakukan Salahuddin bersama timnya dari puskesmas Malunda, tidak di peroleh tanda-tanda kedua anak tersebut mengalami ganguan kesehatan atau mengidap sejenis penyakit disebabkan kebiasaannya selama ini. Namun untuk mengantisipasi segala kemungkinan terkai kesehatan kedua anak tersebut, uasai melakukan kunjungan pihak puskesmas Malunda segerah membuat laporan yang ditujukan langsung kepada kepala dinas kesehatan kabupaten Majene. Mendapat laporan dari puskesmas malunda, Rabu, (6/4) Kepala dinas kesehatan Majene bersama kepala puskesmas Malunda dan sejumlah petugas puskesmas dan dokter mendatangi langsung temapat kedua anak itu untuk melihat langsung dan melakukan pemeriksaan terhadap keduanya. Sampai berita ini di tulis belum diketahui sikap dan upaya yang diambil dinas kesehatan majene terhadap kedua anak tersebut. (s)

Teks dan Foto : Muhammad Gufran     

Kamis, 02 Desember 2010

10 Orang Super Kaya Tanpa Gelar Sarjana

Kamis, 2 Desember 2010, 06:11 WIB

VIVAnews - Kompensasi gaji besar biasanya diperoleh karena seseorang memiliki gelar kesarjanaan. Namun, kebiasaan itu tidak berlaku untuk sebagian orang. Beberapa orang terkaya di dunia justru putus kuliah atau melewatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

Beberapa dari mereka mewarisi perusahaan keluarga, meski ada juga yang berusaha sendiri. Ingvar Kamprad misalnya.

Dia dibesarkan di sebuah pertanian di Swedia dan memulai usahanya dengan sedikit uang dari ayahnya. Ingvar menjalani bisnis ketika masih duduk di sekolah menengah. Saat itu, usianya baru 17 tahun.

Lalu, apa kunci kesuksesan para miliarder dunia itu? Apakah karena kecerdasan mereka, kreativitas, atau hanya keberuntungan semata? Berikut 10 miliarder tanpa gelar kesarjanaan itu yang dikutip dari Business Insider:

1. Bill Gates

Bill GatesBos Microsoft itu memiliki kekayaan sekitar US$54 miliar. Gates sempat kuliah di Harvard University, namun tidak selesai.

"Saya salut terhadap para lulusan (Harvard) yang mengambil jalur untuk memperoleh gelar kesarjanaan. Saya termasuk yang putus kuliah dari Harvard tapi paling sukses," kata Gates.

"Saya rasa itu yang membuat saya mengucapkan pidato perpisahan di kelas saya sendiri. Saya melakukan yang terbaik dari setiap orang yang gagal".

2. Larry Ellison

Larry EllisonSumber kekayaan Ellison diperolehnya dari Oracle. Kekayaannya mencapai US$28 miliar. Ellison tidak menyelesaikan kuliahnya di University of Chicago.

Namun, uniknya, dia justru dinobatkan sebagai Entrepreneur of The Year oleh Harvard University School of Business pada 1990.

3. Amancio Ortega

Amancio OrtegaKekayaannya banyak bersumber dari Zara/Inditex. Ortega yang tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi dan meraih gelar kesarjanaan itu sukses meraup kekayaan senilai US$25 miliar.

Yang menarik, model bisnis Ortega justru menjadi rujukan banyak sekolah bisnis.

4. Christy Walton

Christy WaltonWalton mengumpulkan pundi-pundi kekayaannya senilai US$24 miliar dari bisnis ritel besar, Wal Mart. Dia pun tidak memiliki ijazah pendidikan tinggi.

Walton justru menjadi penyandang dana untuk The Walton Family Foundation Charitable Support Foundation yang di antaranya untuk membantu mahasiswa dari Meksiko dan Amerika Selatan guna menimba ilmu di perguruan tinggi Amerika Serikat.


5. Karl Albrecht

Karl AlbrechtKekayaannya yang bersumber dari ALDI mencapai US$23,5 miliar. Kesuksesan Albrecht juga tidak dilandasi dengan gelar kesarjanaan dari perguruan tinggi.

Dia sempat bertugas di Perang Dunia II bagi tentara Jerman. Kesuksesan bisnis yang dikembangkan bersama saudara laki-lakinya dipelajarinya dari pengalaman di medan perang dan paskaperang.

6. Ingvar Kamprad

Ingvar KampradMelalui IKEA, Kamprad sukses menghimpun kekayaan hingga US$23 miliar. Padahal, dia tidak menyandang satu pun gelar kesarjanaan.

Awal kesuksesannya dimulai di kota Stockholm, Swedia, saat masih berusia 17 tahun. Saat itu, dia membeli korek api dengan harga murah dalam jumlah besar. Selanjutnya dia menjualnya secara eceran untuk memperoleh keuntungan.

7. Li Ka-shing

Li Ka-shingDari bisnis real estate dan sejumlah variasi usaha lainnya, taipan Hong Kong ini memiliki kekayaan US$21 miliar. Tanpa harus menyandang gelar sarjana, bisnis Li Ka-shing sukses luar biasa.

Bahkan, Li Ka-shing tidak menyelesaikan sekolahnya di bangku sekolah menengah atas saat berusia 15 tahun. Dengan keuletan menjual bunga-bunga plastik, dia menjadi tumpuan ekonomi keluarganya.

8. Liliane Bettencourt

Liliane BettencourtKekayaannya mencapai US$20 miliar. Tanpa embel-embel gelar sarjana di belakang namanya, Bettencourt sukses mengelola L'Oreal.

Namun, keberhasilannya itu juga tidak lepas dari warisan bisnis keluarganya. "Mengapa harus repot-repot belajar di perguruan tinggi, kalau Anda mewarisi perusahaan kosmetik terbesar di dunia?" tanya dia.

9. Lee Shau Kee

Lee Shau KeeKonglomerat di bisnis real estate ini tidak perlu kuliah di perguruan tinggi untuk menjadi pebisnis sukses.

Dengan kekayaan sekitar US$18,5 miliar, Lee Shau Kee justru banyak memberikan beasiswa bagi sejumlah mahasiswa perguruan tinggi dan universitas di seluruh dunia melalui Lee Shau Kee Foundation. Bahkan, dia banyak diberi gelar kehormatan.

10. Michele Ferrero

Michele FerreroMelalui bisnis coklat yang mendunia, Ferrero Rocher, pundi-pundi kekayaan Michele Ferrero menggelembung hingga US$17 miliar.

Ferrero pun tanpa harus mengenyam pendidikan tinggi untuk meraih keberhasilannya mengelola bisnis makanan yang banyak digemari anak-anak itu.

• VIVAnews

Wow..pasangan Ini Setubuhi 5.500 Orang

Sang pria sudah meniduri 2.162 wanita. Sang wanita telah bersetubuh dengan 3.323 pria.
Rabu, 1 Desember 2010, 00:48 WIB
Sarah Moore dan Geoff Daniels (The Sun)

VIVAnews - Sarah Moore dan Geoff Daniels bukan pelacur. Mereka adalah pasangan kekasih saling mencintai yang kebetulan berprofesi sebagai pasangan pengganti bagi mereka yang memiliki masalah seksual.

Seperti dikutip dari laman The Sun, sebagai pasangan pengganti, Sarah dan Geoff bertugas membantu pasangan orang lain mengatasi masalah seksual di tempat tidur, termasuk mengatasi gugup saat 'malam pertama'.

Klien mereka umumnya adalah pasangan menikah. Artinya istri atau suami orang lain. Tak hanya melayani jasa di seputar Inggris, mereka juga melayani sejumlah klien dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Prancis, dan Australia.

Selama 19 tahun menjalani profesi itu, Sarah telah bersetubuh dengan 3.323 pria, 52 di antaranya perjaka. Sedangkan Geoff sudah meniduri 2.162 wanita, 49 di antaranya perawan.

Mereka menawarkan sejumlah jasa pelatihan untuk memperbaiki kehidupan seks sejumlah pasangan yang bermasalah. Mereka mengombinasikan konseling dengan sejumlah praktik seksual seperti terapi pijat seksual, metode relaksasi, hingga gaya bercinta Tantra.

Mereka juga mengajarkan cara memperpanjang durasi bercinta, juga beberapa trik mengatasi disfungsi seksual. "Kami bangga dengan pekerjaan kami dan kami tak pernah merasa buruk setelah tidur dengan suami, istri, atau pasangan orang lain. Kami dibayar untuk membantu mereka, bukan mencari kenikmatan," kata Sarah.

Mereka menolak disamakan dengan pelacur. "Kami tak sekadar mencari kenikmatan seksual, tapi klien kami datang membawa diagnosis dokter karena mengalami masalah seksual," ujar Sarah. "Dan, sebelum kami bersetubuh, kami sudah melakukan diskusi panjang semacam konsultasi terkait masalah mereka."

Meski belum menikah, Sarah dan Geoff sudah hidup bersama selama 20 tahun. Mereka pertama bertemu saat menempuh studi konseling di Universitas New York. Perjalanan hidup membuat mereka memutuskan untuk menekuni pendampingan seksual.

Selama menjalani profesi itu, Sarah dan Geoff menerapkan aturan tegas untuk selalu menggunakan pengaman seksual, seperti kondom. "Semua pasien juga harus menjalani tes penyakit seksual sebelum melakukan hubungan intim," katanya. (pet)

Wanita Ini Setubuhi 1.000 Pria dalam 10 Tahun
Obsesinya pada karakter Samantha Jones menjebaknya jadi seorang pecandu seks akut.
Rabu, 28 Juli 2010, 06:11 WIB
Christina Saunders
VIVAnews - Christina Saunders begitu terobsesi dengan karakter Samantha Jones dalam serial 'Sex and The City'. Wanita asal Inggris itu bahkan nekat menunaikan "misinya" untuk bersetubuh dengan 1.000 pria dalam kurun waktu 10 tahun.

Seperti dikutip dari laman Your Tango, Christina mengaku sangat tertantang dengan karakter Samantha yang begitu percaya diri memikat dan menguasai banyak pria di tempat tidur. "Samantha sangat seksi, percaya diri, dan membanggakan. Saya terpesona dengan perilakunya yang seperti pria, bisa tidur dengan siapa saja," katanya.

Christina, yang kala itu masih seorang mahasiswi berusia 20 tahun, pun terdorong untuk menjadi menjalani kehidupan bak Samantha. Ia bersetubuh dengan sedikitnya satu pria dalam seminggu. Demi mencapai targetnya menyetubuhi 1.000 pria, ia nekat melakukan apa saja, termasuk melakukan hubungan seksual dengan dua lelaki sekaligus.

Menjelang lulus kuliah, jumlah pria yang berhasil ditaklukkannya telah menyentuh angka 300. Seiring bertambahnya usia, obsesinya makin meletup-letup. Selama bekerja di London, ia semakin rajin menggoda pria di sejumlah bar. Ia juga semakin sering berlibur demi bertemu lebih banyak pria. Bahkan, ia pernah bersetubuh dengan 15 pria selama sepekan berlibur di Ibiza, Spanyol.

Agar tak salah menghitung, Christina selalu membawa buku harian setiap kali bepergian. Ia juga tak pernah lupa menuliskan nama pria berikut kemampuan seksualnya setiap kali selesai melakukan persetubuhan. Setiap detail pengalamannya tertuang rapi dalam buku hariannya.

Di tengah lingkungan sosial yang mulai memanggilnya pelacur, Christina pantang mundur. "Saya tidak merasa kotor, saya sudah merasa kecanduan," katanya. Christina sudah dibutakan obsesinya. Ia agaknya juga tak peduli dengan potensi penyakit menular seksual yang bisa membunuhnya.

Yang pasti, setelah berhasil menyelesaikan misinya pada usia 30 tahun, Christina mulai menyesali diri. "Saya sepertinya telah mengambil tindakan yang terlampau jauh. Yang saya inginkan saat ini hanya menenangkan diri," katanya.

Kisah Christina adalah salah satu potret dari seberapa negatif tayangan televisi bisa berdampak bagi kehidupan manusia. Itulah mengapa banyak psikolog selalu mengingatkan akan pentingnya menyeleksi setiap tayangan yang akan ditonton. Penting buat kita untuk dapat memisahkan antara dunia imajinasi dan realita. (pet)
• Sumber : VIVAnews

Wow ... Gaji Para Bankir !!!!

Gaji Bank RI Dibanding Malaysia dan Singapura
Direksi bank mana yang mengantongi gaji tertinggi?
Rabu, 29 September 2010, 04:30 WIB
Heri Susanto
VIVAnews - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menekankan sistem remunerasi terhadap direksi BUMN seharusnya mengikuti sistem yang baik agar mereka bisa bersaing dengan institusi global.

Agus Marto berpandangan bagi BUMN yang utama adalah kinerjanya harus didorong menjadi institusi yang berkelas global, menjalankan semua prinsip-prinsip terbaik dalam pengelolaan korporasi, serta memberikan manfaat dan menguntungkan.

"Untuk itu, direksi dan komisaris harus profesional," kata Agus di Jakarta seperti ditulis VIVAnews, Selasa, 28 September 2010. "Mereka juga harus mendapatkan sistem remunerasi yang baik."

Sikap serupa juga disampaikan oleh Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar dan pendahulunya di Kementerian BUMN Tanri Abeng.

Menurut Mustafa, selama ini kebijakan remunerasi tinggi pada sejumlah BUMN tidak bisa dihindari, karena terkait dengan persaingan swasta. "Kalau lebih rendah, mereka tentunya akan beralih kerja," katanya.

Bahkan, Tanri Abeng menekankan perlu memperbaiki sistem penggajian direksi BUMN sehingga mendekati swasta, meski tidak persis sama. Remunerasi harus diikuti dengan insentif dan punishment, sehingga eksekutif yang bagus tidak kabur.

Pertanyaannya, sejauh ini bagaimana perbandingan gaji yang diterima oleh perusahaan negara dibandingkan dengan swasta, baik swasta dalam negeri atau swasta asing.

Perbankan bisa menjadi sekedar contoh untuk pembanding. Di Indonesia, ada bank milik negara, bank milik swasta nasional, juga bank swasta yang dimiliki asing yang beroperasi secara luas di Tanah Air. Data-data penghasilan bank-bank tersebut juga sudah terpublikasi dalam laporan keuangan setiap bank karena merupakan bank publik.

Bank BUMN
Direktur Bank Mandiri Zulkifli Zaini Sebut saja contohnya Bank Mandiri dan BRI, dua bank terbesar di Indonesia. Keduanya berada di posisi pertama dan kedua terbesar dari sisi nilai asetnya, masing-masing Rp375 triliun dan Rp318 triliun pada akhir Desember 2009. Mayoritas saham kedua bank papan atas ini dikendalikan oleh pemerintah Indonesia.

Berdasarkan laporan keuangan 2009, terungkap jelas penghasilan bankir. Penghasilan yang diperoleh direksi Bank Mandiri rata-rata Rp7 miliar per tahun atau Rp705 juta per bulan sudah termasuk gaji, tunjangan dan bonus/tantiem. Sedangkan, direksi BRI rata-rata mengantongi penghasilan Rp4 miliar per tahun atau Rp333 juta per bulan. Namun, untuk BRI belum termasuk bonus, insentif dan tantiem yang diterima oleh direksi, komisaris hingga pejabat eksekutif BRI yang totalnya Rp159,9 miliar pada 2009.

Bank Swasta Nasional
Presiden Direktur BCA, Djohan Emir Setijoso Salah satu bank swasta besar yang masih dikendalikan oleh pengusaha nasional adalah Bank Central Asia. Bank ini dikontrol oleh Grup Djarum (keluarga Budi dan Bambang Hartono) melalui Farindo Investment Ltd yang menguasai 47 persen saham per akhir 2009. Pada periode yang sama, BCA merupakan bank terbesar ketiga dengan total aset Rp283 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan 2009, BCA mengalokasikan remunerasi bagi sembilan orang direksi Rp106,6 miliar. Remunerasi ini sudah termasuk gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas. Secara rata-rata setiap direksi bisa memboyong Rp11,8 miliar atau Rp983 juta tiap bulan.

Bank Milik Malaysia
Arwin Rasyid Di Indonesia, bank papan atas yang dikendalikan oleh investor Malaysia adalah CIMB Niaga yang merupakan bank hasil merger antara Bank Lippo dan Bank Niaga. Mayoritas saham bank ini dimiliki oleh CIMB Group Sdn Bhd (56 persen) dan Santubong Ventures Sdn Bhd (16,6 persen). Bank yang berada di peringkat kelima dengan total aset Rp106,8 triliun per Desember 2009 ini, sekarang dipimpin oleh Arwin Rasyid.

Total remunerasi yang diperoleh oleh 11 anggota direksi Bank CIMB Niaga adalah Rp27,5 miliar. Rata-rata satu orang direksi memboyong Rp2,5 miliar per tahun atau Rp208 juta per bulan.

Bank Milik Singapura
Bank papan atas yang dikendalikan Singapura adalah Bank Danamon Tbk, bank terbesar keenam di Indonesia yang memiliki aset Rp96 triliun pada akhir 2009. Bank ini dikendalikan oleh Temasek Holding Pte Ltd, sebuah perusahaan investasi yang dimiliki oleh pemerintah Singapura. Bank ini dipimpin oleh Ho Hon Cheong (Henry Ho), bankir asal Malaysia.

Berdasarkan laporan keuangan Danamon 2009, penghasilan eksekutif Bank Danamon adalah yang teratas dibandingkan bank lain. Sembilan orang direksi Danamon mengantongi gaji bersih Rp29 miliar ditambah tunjangan dan fasilitas lainnya, termasuk tantiem sebesar Rp99,26 miliar. Total jenderal Rp128,26 miliar. Dengan asumsi dibagi rata, setiap orang direktur Danamon akan menikmati penghasilan Rp14,25 miliar selama setahun atau Rp1,18 miliar per bulan.
• VIVAnews